Be The First Of the Best...!!!!

Konfigurasi IP Alias Pada Debian

Share on :

                                       بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Tugas IGD BLOGGER kali ini mengenai Konfigurasi IP Alias Pada Debian. Ok langsung aja ke inti Materinya..


Saat pertama kali di suruh pasang dua IP pada satu lancard pada sebuah server ,berkata dalam hati “waduh Bagaimana caranya??” karena yang saya tahu kalau satu lancard itu hanya bisa di pasang satu IP saja, eh tapi iseng-iseng bertanya pada paman google, eh ketemu juga caranya agar dalam satu lancard di pasang dua IP, cara itu di namakan IP alias, nah pengertian dari IP alias tersebut merupakan pemberian suatu alamat (IP ADDRESS) pada satu interface (LANCARD) lebih dari satu. jadi satu lancar bisa memiliki lebih dari satu IP address. IP alias biasanya digunakan pada server – server untuk mempermudah dan meminimalis NIC yang digunakan. tanpa ragu-ragu langsung dah saya praktekan saja dan disini saya akan mencoba memberikan cara setting ip alias di debian, kurang lebih seperti ini settingannya.

1. Kita harus tahu terlebih dahulu letak settingan IP pada masing-masing OS , kalau di debian itu letaknya di /etc/network/interfaces

[root@lukman~]# vi /etc/network/interfacesdan kurang lebih isi dari file tersebut seperti ini :#This file describes the network interfaces available on your system# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).# The loopback network interfaceauto loiface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.0.110
netmask 255.255.255.0
network 192.168.0.0
broadcast 192.168.0.255
gateway 192.168.0.1


Note : bisa di lihat untuk eth0 mempunya IP 192.168.0.110

2. Lalu kita ingin menambahkan IP 192.168.0.112 pada server kita agar bisa memasang dua IP pada satu lancard, kita harus merubah eth0 terlebih dahulu menjadi eth1, jadi settingannya seperti ini :
auto eth1iface eth1 inet staticaddress 192.168.0.110netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255
3. Kalau sudah , baru kita membuat alias IP dengan menambahkan IP 192.168.0.112 ke dalam server kita dengan cara , seperti ini :
auto eth1:0 —–> eth1:0 merupakan nama interfacenyaiface eth1:0 inet staticaddress 192.168.0.112netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255


Note : eth1 merupakan eth0 yang kita rubah tadi, jika pada server anda terbacanya eth3 berarti tidak usah di rubah lagi menjadi eth1 untuk settingannya, jika memakai eth3 berarti nama interfacenya menjadi eth3:0

4. Jadi isi dari file interfaces seperti ini :
#This file describes the network interfaces available on your system# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).# The loopback network interfaceauto loiface lo inet loopbackauto eth1iface eth1 inet staticaddress 192.168.0.110netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255auto eth1:0iface eth1:0 inet staticaddress 192.168.0.112netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255


5. Sekarang kita restart networknya dengan cara :
[root@lukman~]#/etc/init.d/networking restartsilahkan anda cek settingan anda sudah benar apa belum dengan mengetikan perintah[root@lukman~]#ifconfig 

auto eth0iface eth0 inet staticaddress 192.168.0.110netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255gateway 192.168.0.1


Note : bisa di lihat untuk eth0 mempunya IP 192.168.0.110

2. Lalu kita ingin menambahkan IP 192.168.0.112 pada server kita agar bisa memasang dua IP pada satu lancard, kita harus merubah eth0 terlebih dahulu menjadi eth1, jadi settingannya seperti ini :
auto eth1iface eth1 inet staticaddress 192.168.0.110netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255
3. Kalau sudah , baru kita membuat alias IP dengan menambahkan IP 192.168.0.112 ke dalam server kita dengan cara , seperti ini :
auto eth1:0 —–> eth1:0 merupakan nama interfacenyaiface eth1:0 inet staticaddress 192.168.0.112netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255


Note : eth1 merupakan eth0 yang kita rubah tadi, jika pada server anda terbacanya eth3 berarti tidak usah di rubah lagi menjadi eth1 untuk settingannya, jika memakai eth3 berarti nama interfacenya menjadi eth3:0

4. Jadi isi dari file interfaces seperti ini :
#This file describes the network interfaces available on your system# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).# The loopback network interfaceauto loiface lo inet loopbackauto eth1iface eth1 inet staticaddress 192.168.0.110netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255auto eth1:0iface eth1:0 inet staticaddress 192.168.0.112netmask 255.255.255.0network 192.168.0.0broadcast 192.168.0.255


5. Sekarang kita restart networknya dengan cara :
[root@lukman~]#/etc/init.d/networking restartsilahkan anda cek settingan anda sudah benar apa belum dengan mengetikan perintah[root@lukman~]#ifconfig 
Sekian Tugas Saya mengenai  Konfigurasi IP Alias Pada Debian. Semoga Bermanfaat!!!

Ditulis Oleh : Khoerul Warisin

Artikel Konfigurasi IP Alias Pada Debian ini ditulis oleh Khoerul Warisin . Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Konfigurasi IP Alias Pada Debian dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

0 komentar on Konfigurasi IP Alias Pada Debian :

► ► SILAHKAN COMMENT DI BLOG DOFOLLOW INI ◄ ◄

 


BLOG DOFOLLOW